Program Kerja IAKMI TOJO UNA-UNA

Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia biasa sering disebut dengan singkatan IAKMI TOJO UNA-UNA berkomitmen mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan profesi, edukasi kesehatan, kajian ilmiah, advokasi kebijakan, serta pengabdian kepada masyarakat di indonesia dengan gerakan IAKMI TOJO UNA-UNA.

Program kerja ini disusun sebagai arah kegiatan organisasi dalam membangun peran aktif tenaga kesehatan masyarakat, memperkuat jaringan kemitraan, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan masyarakat IAKMI TOJO UNA-UNA.

1. Penguatan Organisasi dan Keanggotaan

  • Peningkatan jumlah anggota aktif IAKMI TOJO UNA-UNA.
  • Penguatan koordinasi pengurus daerah dan pengurus cabang kabupaten/kota.
  • Pendataan dan digitalisasi database anggota.
  • Peningkatan kapasitas pengurus melalui rapat koordinasi, pelatihan, dan konsolidasi organisasi.
  • Pembinaan kader kesehatan masyarakat di lingkungan akademik, pelayanan kesehatan, dan komunitas.

2. Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi

  • Pelaksanaan seminar, webinar, workshop, dan diskusi ilmiah kesehatan masyarakat.
  • Pelatihan epidemiologi, promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, gizi masyarakat, dan surveilans kesehatan.
  • Pendampingan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan masyarakat.
  • Penguatan peran ahli kesehatan masyarakat dalam pembangunan kesehatan daerah.
  • Fasilitasi kegiatan ilmiah untuk anggota dan calon anggota IAKMI TOJO UNA-UNA.

3. Promosi dan Edukasi Kesehatan Masyarakat

  • Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
  • Edukasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), TBC, hipertensi, diabetes, dan penyakit menular maupun tidak menular.
  • Sosialisasi pencegahan stunting dan peningkatan gizi keluarga.
  • Penyuluhan kesehatan ibu dan anak, kesehatan remaja, serta kesehatan lansia.
  • Peningkatan literasi kesehatan masyarakat melalui media digital dan publikasi edukatif.

4. Penelitian, Kajian Ilmiah, dan Publikasi

  • Penyusunan kajian kesehatan masyarakat berbasis data dan kebutuhan daerah.
  • Kolaborasi penelitian dengan perguruan tinggi, lembaga kesehatan, dan mitra strategis.
  • Publikasi artikel ilmiah, policy brief, opini, dan informasi kesehatan masyarakat.
  • Pengembangan pusat data dan informasi kesehatan masyarakat Indonesia.
  • Mendorong budaya ilmiah di kalangan anggota IAKMI TOJO UNA-UNA.

5. Advokasi Kebijakan dan Kemitraan

  • Advokasi kebijakan kesehatan masyarakat kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
  • Kerja sama dengan Dinas Kesehatan, institusi pendidikan, organisasi profesi, dan lembaga terkait.
  • Dukungan terhadap program prioritas pembangunan kesehatan daerah.
  • Penguatan jejaring lintas sektor dalam upaya promotif dan preventif.
  • Penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis bukti untuk isu kesehatan masyarakat.

6. Pengabdian kepada Masyarakat

  • Pelaksanaan bakti sosial dan penyuluhan kesehatan di masyarakat.
  • Pendampingan desa sehat, sekolah sehat, dan komunitas sehat.
  • Kegiatan edukasi kesehatan lingkungan dan sanitasi masyarakat.
  • Dukungan kegiatan tanggap darurat kesehatan masyarakat saat bencana atau kejadian luar biasa.
  • Peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan keluarga.

7. Program Prioritas IAKMI TOJO UNA-UNA

  • Pencegahan dan pengendalian DBD.
  • Percepatan penurunan stunting.
  • Peningkatan kesehatan lingkungan dan sanitasi.
  • Penguatan promosi kesehatan berbasis masyarakat.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan masyarakat.
  • Penguatan data, riset, dan advokasi kesehatan masyarakat.

8. Target Pelaksanaan Program

Pelaksanaan program kerja IAKMI TOJO UNA-UNA dilakukan secara bertahap melalui koordinasi pengurus, kolaborasi lintas sektor, kegiatan edukasi publik, forum ilmiah, serta penguatan peran anggota di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

No Bidang Program Fokus Kegiatan
1 Organisasi Penguatan kepengurusan, pendataan anggota, dan koordinasi cabang.
2 Profesi Pelatihan, seminar, webinar, dan pengembangan kompetensi anggota.
3 Edukasi Kesehatan Kampanye kesehatan, penyuluhan masyarakat, dan literasi digital.
4 Riset dan Kajian Penelitian, publikasi ilmiah, policy brief, dan pusat data kesehatan.
5 Kemitraan Kerja sama lintas sektor dan advokasi kebijakan kesehatan masyarakat.